BUKITTINGGI,AsiaChannel.web.id – Guna memperkuat ketahanan mental para petugas lapangan dalam menangani berbagai persoalan perempuan dan anak, Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) menggelar Pelatihan Manajemen Stres bagi SDM Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Bukittinggi Tahun 2026.
Rangkaian pelatihan yang dirancang selama tiga hari ini telah memasuki hari kedua pada Rabu (22/7/2026). Berlokasi di Lantai 8 The Valmont Hotel, Jalan Sudirman, Bukittinggi, kegiatan diselenggarakan berdasarkan Surat Undangan Sekretariat Daerah Kota Bukittinggi Nomor 400.2.3/XXX/DP3APPKB – 2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, SSTP, M.Si.

Pelaksanaan hari kedua fokus menyasar para petugas dari wilayah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS). Sebanyak 32 peserta hadir memenuhi ruangan, yang terdiri dari 27 anggota Satgas PPA (perwakilan dari tiap kelurahan di Kec. MKS), 1 petugas Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Satya Gatra MKS, serta 4 perwakilan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat.
Ketua Satgas PPA Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Yonni, mengapresiasi tinggi gelaran pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan relevan dengan dinamika kerja para petugas di lapangan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Melalui bimbingan para psikolog, kami mendapatkan bekal pemahaman mendalam tentang penanganan beban mental, sehingga para petugas di lapangan lebih siap dan responsif dalam menghadapi tekanan kerja maupun dinamika konflik warga,” ujar Yonni.

DP3APPKB Kota Bukittinggi menggandeng Tim Psikologi dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Sumatera Barat untuk memberikan materi secara komprehensif. Pada sesi pagi, Erika Prima Yola, S.Psi., Psikolog membawakan materi “Mengenal Stres dan Manajemen Stres bagi SDM Lembaga Penyedia Layanan PPA”, yang membekali peserta cara mendeteksi pemicu stres sejak dini. Sementara pada sesi siang, Rini Ariani, M.Psi., Psikolog memaparkan materi “Pengelolaan dan Regulasi Emosi” menggunakan diagram alur emosi untuk melatih pengontrolan diri saat mendampingi kasus-kasus berisiko tinggi.
Sesi diskusi interaktif menjadi ruang katarsis bagi para anggota Satgas PPA untuk berkonsultasi langsung mengenai beratnya beban emosional yang kerap dirasakan di tingkat kelurahan. Para narasumber memberikan penekanan pentingnya self-care (perawatan diri) dan batasan profesional (professional boundaries), guna memastikan para petugas tetap terjaga kesehatan mentalnya saat mendampingi masyarakat.
Rangkaian Pelatihan Manajemen Stres bagi SDM PPA Kota Bukittinggi ini dijadwalkan masih akan berlanjut ke hari ketiga atau hari terakhir pada Kamis (23/7/2026) esok hari untuk angkatan peserta berikutnya.
( Rika )












Leave a Reply