Sapu Bersih Lomba Resensi Buku Kabupaten Solok, Siswi MTsN 1 Solok Raih Juara 1 dan 2

​Sungai Lasi,ASIACHANNEL.WEB.ID — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Solok kembali mengukuhkan prestasinya di bidang literasi. Dua siswi terbaiknya berhasil mendominasi Ajeng Lomba Resensi Buku Tingkat Kabupaten Solok dengan menyabet posisi pertama dan kedua, sebagaimana diumumkan panitia pada Rabu (19/8/2026).

Sheza Rukshana berhasil menyabet juara pertama setelah meraih akumulasi nilai 588,17 dan berhak memboyong uang pembinaan sebesar Rp4.000.000,-. Keberhasilan ini disusul rekannya, Adzkia Metrio Ovista, yang meraih juara kedua dengan nilai 508,77 dan membawa pulang uang pembinaan Rp3.000.000,-. Hadiah tersebut disalurkan langsung oleh panitia melalui transfer rekening.

​Kepala MTsN 1 Solok, Delmi Masnita, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa madrasah mengirimkan lima utusan terbaik untuk berlaga dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok tersebut. Sebelum berlomba, para peserta terlebih dahulu dibekali pelatihan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) di Perpustakaan Daerah Kabupaten Solok.

​Mekanisme kompetisi tahun ini terbilang unik dan menantang. Peserta diwajibkan meminjam buku dari koleksi Perpustakaan Daerah untuk diresensi. Tidak sekadar menulis, ulasan buku tersebut harus disampaikan secara lisan dan dipublikasikan dalam format video digital.

​Guru pembimbing Bahasa Indonesia, Febri Yetmi Eka Putri, S.S., mengungkapkan bahwa format ini menuntut siswa menguasai beragam keterampilan sekaligus.

“Persiapan matang membuahkan hasil manis. Selain memahami isi buku dan menyusun naskah resensi, siswa dituntut memiliki kemampuan public speaking serta penyuntingan video. Ini sangat relevan dengan tuntutan era digital,” ujar Febri pada Kamis (20/8/2026).

​Febri turut memberikan motivasi kepada tiga utusan lainnya yang belum berhasil membawa pulang piala agar tidak berkecil hati. Menurutnya, pengalaman mengikuti Bimtek, mengasah kemampuan naskah, dan menguasai teknologi video sudah menjadi kemenangan tersendiri bagi pengembangan diri mereka.

​Kompetisi ini digagas sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk memacu budaya membaca sekaligus meningkatkan literasi digital pelajar di Kabupaten Solok.

​Merespons capaian ini, Delmi Masnita menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa, guru pembimbing, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok.

​”Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap literasi dan teknologi digital. Semoga capaian ini memotivasi seluruh siswa untuk terus berkarya,” pungkas Delmi.
( Rika )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *