Agam,ASIACHANNEL.WEB.ID — Seekor Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) betina berusia remaja berhasil dievakuasi tim gabungan setelah masuk ke dalam kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat di Palimbatan, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam-Sumbar, Selasa (11/8/2026) malam. Satwa langka yang diperkirakan berusia 2 hingga 5 tahun tersebut kini resmi diberi nama Sari Palita.
Kepala Resor KSDA Maninjau, Ade Putra, mengonfirmasi bahwa harimau tersebut terpantau masuk ke dalam perangkap sekitar pukul 19.35 WIB. Keberadaan kandang jebak ini sebelumnya dipasang usai satwa dilindungi tersebut beberapa kali terlihat muncul dan meresahkan warga di kawasan Kecamatan Palupuh.
Proses evakuasi fisik baru dilakukan pada Rabu (12/8/2026) siang. Sebelum dipindahkan, dokter hewan dari BKSDA Sumbar terlebih dahulu memberikan tindakan pembiusan guna memastikan keamanan satwa serta tim pemevakuasi.
”Harimau ditandu secara bergotong royong oleh petugas BKSDA Sumbar, TNI, Polri, Tim Patroli Anak Nagari (Pagari), dan warga setempat sejauh 100 meter dari titik kandang jebak menuju kendaraan angkut,” ujar Ade.
Usai dievakuasi dari lokasi penangkapan, Sari Palita langsung dibawa ke Kantor Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar di Belakang Balok, Kota Bukittinggi. Di sana, tim medis melakukan penanganan pertama dan observasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan Harimau.
Setelah menjalani pemeriksaan awal di Bukittinggi, Harimau Sumatra tersebut dijadwalkan untuk dipindahkan ke Taman Satwa Kandi Sawahlunto guna menjalani perawatan dan observasi lanjutan.
(Rika)












Leave a Reply